Analisa Visualiasi Data Kurang Baik
Setelah sebelumnya membahas tentang contoh visualisasi data yang baik, pada postingan ini saya akan membahas tentang visualisasi data yang kurang baik.
Data grafik diatas merupakan data nasional perkembangan kasus covid-19 yang terjadi di Indonesia tanggal 17 Mei hingga 18 Juni 2020, data diatas sekilas terlihat sangat rapi, baik secara warna dan skala yang digunakan. Untuk warna ungu memiliki arti kasus terkonfirmasi positif covid-19 pada tanggal tersebut, warna oranye memiliki arti jumlah pasien yang terinfeksi virus covid-19 kemudian meninggal dunia pada tanggal tersebut dan warna hijau memiliki arti kasus sembuh dari covid-19.
Data skala atas menyajikan data pasien covid-19, tersedia mulai dari skala 0 hingga 1800, dengan kenaikan 200 per garis, sedangkan untuk skala ke samping digunakan data tanggal, yakni mulai tanggal 17 Mei hingga 18 Juni. Apabila dilihat dengan teliti, data tanggal tidak perlu ditulis semua, cukup dengan kelipatan tanggal yang digunakan. Pada grafik diatas digunakan kelipatan tanggal setiap 4 hari sekali, hal ini menambah estetika grafik sehingga visualisasi data menjadi lebih simpel dan tidak terlihat banyak tulisan.
Kelemahan grafik diatas adalah kurangnya keterangan jumlah kasus yang terjadi, baik kasus yang terkonfirmasi, kasus meninggal dunia dan kasus yang sembuh. Meskipun sudah digambarkan melalui skala sebelah kiri. Namun, pembaca hanya bisa menafsirkan saja tanpa mengetahui angka yang pasti. Hal ini harus menjadi perhatian dalam penyajian data. Dimana data yang ditampilkan atau disajikan harus jelas dan dapat dimengerti banyak orang.
Menurut saya meskipun pembaca dapat membaca maksud dari grafik ini adalah grafik yang berisikan data kasus covid-19 di Indonesia mulai tanggal 17 Mei hingga 18 Juni 2020. Namun, pembaca mengalami kesulitan apabila mencatat kasus terkonfirmasi atau kasus meninggal dunia atau kasus sembuh pada periode tersebut dalam bentuk tabel. Hal ini dikarenakan dalam grafik tersebut tidak dijelaskan atau tidak dilampirkan angka yang sebenarnya pada setiap kasus terkonfirmasi, kasus meninggal dunia dan kasus sembuh.
Demikian analisa saya tentang grafik perkembangan kasus covid-19 di Indonesia tanggal 17 Mei hingga 15 Juni 2020. Apabila ada kesalahan penulisan, saya minta maaf. Terima kasih.
Sumber: https://asset.kompas.com/crops/h7s0I_IIEyELPQx7I2X7RyQ1i8g=/124x46:1311x838/780x390/data/photo/2020/06/17/5eea065418552.png

Komentar
Posting Komentar